Gerombolan Pelaku Gendam Kiai Adnan dari Bondowoso

MADURAKU.COM – Korban kasus hipnotis asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur Kiai Musleh Adnan menjelaskan, gerombolan yang mengaku habib yang memperdaya dirinya itu mengaku dari Bondowoso. Dalam akun jejaring sosial Kiai asal Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura (https://web.facebook.com/mmusleh.adnan) itu dijelaskan, gerombolan yang menghinotis dirinya memiliki ciri-ciri, antara lain: 1. Pengawalnya anak muda keturunan Arab 2.…

Rate this:

Ulama Pamekasan Jadi Korban Gendam

MADURAKU.COM – Kiai Musleh Adnan, seorang ulama asal Blumbungan, Pamekasan, Jawa Timur, menjadi korban gendam oleh segerombolan orang berjubah yang sedang bertamu ke rumahnya. “Kejadiannya tadi pagi dan pelaku semuanya berpakaian serba putih,” kata Kiai Adnan di Pamekasan, Jumat (29/12/2017) malam. Adnan menuturkan, profil rombongan berpakaian jubah itu berperawakan seperti keturunan Arab yang oleh sebagian…

Rate this:

Ra Tohir: Bata-bata Tak Berpolitik

MADURAKU.COM – Pondok Pesantren Bata-bata Pamekasan menyatakan netral dalam hal dukung- mendukung kegiatan politik praktis di Kabupaten Pamekasan, dan oleh karenanya, pengasuh pondok pesantren ini, meminta agar lembaga tersebut, tidak dijadikan komuditas politik. Pernyataan netralitas pondok pesantren Bata-bata itu disampaikan secara langsung oleh Dewan A’wan Pondok Pesantren Bata-bata RKH Tohir Zain. Dalam pidato yang dipublikasikan…

Rate this:

Tukang Sate Madura Ini Akhirnya Naik Haji

Meski terlihat masih tangkas memanggang tumpukan sate daging kambing dan ayam di atas tungku, pada usia 63 tahun Madraji tahu diri. Ia mengibaskan kipas dengan irama, membuat arang yang semula hitam berubah menjadi merah membara. Asap yang mengepul menebar aroma daging panggang sungguh mengundang selera. “Saya bantu bakar-bakar, tapi tidak seperti dulu. Jari-jari ini sering cekot-cekot,”…

Rate this:

Madura United Datangkan Pemain dari Belanda dan Tajikistan

MADURAKU.COM – Madura United FC kembali mendatang dua pesepak bola asing dari Belanda dan Tajikistan untuk memperkuat klub sepak bola itu pada musim kompetisi 2018. Menurut Manajer Madura United FC Haruna Soemitro, kedua pemain asing dari negara berbeda direncanakan bergabung dengan klub sepak bola berjuluk “Laskar Sape Kerrap” tersebut pada 20 Desember 2017. “Pemain asing dari…

Rate this: