Harga Jagung Anjlok, Dilema Para Petani di Tengah Pandemi Covid-19

oleh -
Foto: Jagung

Sumenep – Maduraku.com. Nasib para petani di Madura Sumenep Jawa Timur sangat memprihatinkan, pasalnya harga Jagung mengalami penurunan secara drastis dari hari ke hari. 27/04/2020

Di awal musim panen harga jagung di kisaran Rp. 3.800 kemudian turun menjadi Rp. 3.600

Hingga hari ini penurunan sangat drastis menjadi Rp. 2.600

“Klo diawal musim Rp. 3.800 an, hari ini saya menjual ke pengepul Rp. 2.600” kata Suhaki petani yang sudah Lanjut usia. 27/04/2020

Menurutnya harag jagung hari ini berbeda di tahun sebelumnya yang tertahan di kisaran Rp. 3.500, baru hari ini di tengah pandemi Covid 19 harga jagung mengalami penurunan yang sangat drastis

Anjloknya harga jagung, Para Petani merasa dilema di musim tanam kedua, pasalnya harga beli bahan-bahan tani lumayan mahal bagi petani. Seperti pembelian Pupuk, Ongkos Koli dan lain-lainnya seputar pembiayaan bertani

“Saya tidak tahu harus berbuat apa, kami menjual hasil panen di musim pertama agar kami bisa beli pupuk dan lain macam sebagainya seputar pembiayaan bertani” kata petani Suhaki dengan nada dilema 27/04/2020

Sementara itu di tengah Pandemi covid 19 Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan menhimbau agar para petani tetap selalu optimis dalam menjaga ketahanan pangan

“Tetap semangat bertani, Pertanian tidak boleh berhenti namun juga tetap melakukan langkah preventif sesuai SOP dalam mencegah Covid-19” kata kepala Dinas Pertanian Sumenep 17/04/2020

Sementara itu Koordinator Penyuluh di kecamatan Guluk-Guluk melakukan sosialisasi kepada kelompok tani agar tetap bertani di musim kedua ini, guna menjaga ketahanan pangan di tengah-tengah mewabahnya covid 19

“Di wilayah binaan saya itu alhamdulilah para petani di musim kedua rata-rata sudah tanam semua” kata Suryadi sebagai Koordinator Penyuluh Kecamatan Guluk-Guluk pada saat berjumpa dengan para Kelompok Tani 27/04/2020 (Ji/Maduraku.com)