Dubes AS Emily Abraham Datangi Ponpes Mambaul Hikmah, Sebagai Kunjungan Perdananya

oleh -
Foto : Dubes AS di PONPES Mambaul Hikmah. Foto oleh Ras

Maduraku.com, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Bagian Pengembangan Pemuda & Alumni Amerika Serikat Emily Abraham mengunjungi Pondok Pesantren Mambaul Hikmah di Desa Sera Barat, Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kedatangannya ke Pulau Madura merupakan kunjungan kerja pertamanya.

Emily beserta rombongan yang ikut hadir disambut gembira oleh Ketua Yayasan Mambaul Hikmah K. RB Hafiz Al Asad, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikmah KH Azmy Syarbini, beserta para pengurus pondok pesantren. Dengan penuh antusias, puluhan santri menyambut dengan meriah kedatangan Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Pesantren Mambaul Hikmah, Ahad (12/01/2020).

Kunjungan Duta Besar Amerika Serikat tersebut, selain silaturrahmi juga dalam rangka mengahadiri Stadium General yang bertema “Resolusi Santri 2020: Santri Siap Menyambut Era Revolusi Industri 4.0”.

Di hadapan para pengurus dan puluhan santri yang hadir, Emily membuka ungkapannya dan mengaku senang bisa berkunjung ke Madura. Dan awalnya, dia bercerita tentang kesenangannya tinggal di Indonesia selama beberapa tahun ia bertugas sebagai dubes.

“Saya senang ada di Indonesia, bertemu dengan banyak orang yang baik hati dan penuh keberagaman,” kata Emily dengan disambut tepuk tangan santri.

Selain itu, Emily Abraham juga menyampaikan hubungan secara diplomatik yang sudah mencapai 70 tahun dari dua negara Amerika dan Indonesia yang hingga saat ini terjalin sangat harmonis, bahkan cenderung ada kesamaan.

“Hubungan Indonesia dan Amerika hingga saat ini sudah terjalin selama 70 tahun lamanya. Selain itu, dari hubungan yang sudah terjalin selama 70 tahun itu, kedua negara itu memang ada kesamaan,” ujar Emily Abraham yang juga Wakil Atase Kebudayaan Kedubes AS.

Lebih lanjut, dari kesamaan itu Emily mencontohkan seperti sisi dan bentuk mata uang kertas di Amerika Serikat yang mirip dengan burung garuda pancasila di Indonesia. Dari semboyan kata misalnya lagi, seperti ‘Bhinneka Tunggal Ika’ dan kata yang ada di AS ‘A Plurubis Unum’, keduanya sangat ada kesamaan.

Tak sampai disitu saja, terlihat antusiasme dari peserta ikut membludak saat Emily Abraham (Dubes As), memberikan sesi ruang bagi peserta yang hadir pada acara tersebut untuk bertanya. Salah satunya adalah fungsi dan peran pentingnya pendidikan.

Ditambahkan Emily, dibidang pendidikan ada beberapa program kerjasama yang dihadirkan oleh Indonesia-AS, seperti beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat atau yang disebut Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) dan Yesalumniindo. Diharapkan hal itu menjadi motivasi bagi peserta didik atau santri yang ada dipesantren sekalipun untuk semangat dalam belajar.

“Suatu tahapan ini sangat penting bagi Indonesia dan Amerika untuk bersama-sama berbagi dan mencari solusi atas tantangan-tantangan global, dan menguatkan kerja sama strategis antara kedua negara ini,” ungkap Emily. (Ras/MADURAKU.COM)