Praktik Prostitusi Online di Madura Seperti Kredit Mobil

oleh -

MADURAKU.COM – Praktik prostitusi online di Kota Pamekasan, Madura, Jawa Timur seperti praktik mengajukan kredit mobil, yakni menggunakan uang muka atau down payment (DP).

Dalam istilah dunia bisnis, DP adalah uang muka pembayaran dari pembeli atas transaksi penjualan secara kredit. Dan DP ini dilakukan ketika belum serah terima barang/jasa dari penjual.

Di Pamekasan, penjual jasa seks yang memasarkan dirinya melalui dunia maya (online) juga menggunakan sistem DP. Seperti yang juga diberlakukan oleh pemilik akun twitter @JeneseTitian.

Kepada Tim MADURAKU.COM, pemilik akun ini menyatakan, sistem DP itu diberlakukan, sebagai prasyarat atau tanda jadi. Hanya saja, ia menetapkan tarif DP sebesar 50 persen dari nilai jasa seks yang ditetap.

Jika tarifnya Rp1 juta per jam, nama DP yang harus dibayar kepada dirinya sebelum melayani kencang dengan calon pelanggannya adalah 50 persen. “Transfernya ke nomor rekening pribadi saya lho,” katanya.

Bagi calon pelanggaran yang membayar uang lebih, ia memberikan bonus 30 menit dalam satu kali kencang, yakni dari 1 jam, menjadi 1 jam 30 menit. “Untuk tempat dan nomor kamar hotel, akan diberitahu setelah transfer masuk,” katanya.

JeneseTitian (@JeneseTitian) merupakan salah satu akun media sosial yang ditemukan Tim MADURAKU.COM, membuka diri menawarkan jasa seks online untuk wilayah Madura, yakni di Kota Pamekasan.

Pemilik akun ini mengumumkan bahwa ia sedang Booking Order (BO), dengan sistem private, yakni melayani jasa seks secara personel.

Polanya bisa dengan cara exclude, yakni diluar tanggungan hotel dan include, termasuk hotel, yakni hotel ditanggung oleh si perempuan yang menyediakan jasa seks tersebut.

Pemilik akun ini juga mencantumkan nomor telepon pribadinya yang bisa dihubungi secara langsung oleh calon pengguna jasanya. Tag yang digunakan pada akun ini adalah #bopamekasan, #BoMadura, #Availablepamekasan. (MADURAKU.COM)