Di Sela Hari Jadi Sumenep, KORLU Guluk-Guluk Sempatkan Datangi Petani

oleh -
Foto: H. Suryadi beserta Staffnya menemui Petani yang tergabung ke Kelompok Tani Maju Jaya desa Guluk-Guluk

MADURAKU.COM, disela Hari jadi Sumenep yang ke 750, Penyuluh Pertanian Kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep Jawa Timur menyempatkan diri untuk datang ke petani di Desa Guluk-Guluk

Agenda hari ini adalah sosialisasi pemupukan tanaman serta pengaplikasiannya” kata H. Suryadi Koordinator Penyuluh Kecamatan Guluk-Guluk 31/10/19

Namun, sebelum Korlu mensosialisasikan materinya, sempat ada diskusi banyak seputar evaluasi musim tembakau yang sudah dilalui oleh petani “mengingat musim tembakau sudah dilalui, maka pastilah ada kekurangan-kekurangan sehingga perlu ada evaluasi bersama agar kekurangan tersebut tidak terulang kembali” paparnya

Suryadi menilai, bahwa tembakau madura sebenarnya mempunyai kualitas bagus

Penyuluh berharap kepada petani tembakau untuk tetap menjaga kualitas tembakau Madura serta tidak ceroboh dalam perawatannya

“Perawatan tembakau jangan ceroboh guna menjaga kualitas tembakau madura” kata Korlu Guluk-Guluk mengutip tutur Ketua Kelompok Tani Maju Jaya 31/10/19

Dan “Kualitas tembakau harus menjadi prioritas bagi petani, jangan hanya mengedepankan kuantitas” Harapan dari H. Suryadi sebagai Korlu

Mengahadapi musim penghujan yang diperkirakan ahir tahun 2019 maka agenda sosialisasi tersebut dikemas seperti dialog

Karena pertanian di Guluk-Guluk diharapkan sesuai dengan konsep konsep penelitian ilmiah

Salah satu contoh Korlu dalam Sosialisasinya untuk menghadapi musih penghujan mendatang 2019 bahwa “petani harus menyiapkan benih yang akan di tanam, serta pemupukannya dengan tepat” tutup H. Suryadi disela Sosialisasinya

Serta tehnik-tehnik ilmu seputar pertanian Korlu akan membimbing langsung setelah musim tanam tiba, dan diharapkan untuk para petani, agar tidak segan-segan untuk mendatangi kantor pertanian Guluk-Guluk untuk berkonsultasi langsung dengan petugas agar masalah-masalah seputar pertanian dapat teratasi. (Sap/MADURAKU.COM)