Tembakau Murah, PEMKAB Sumenep Tuntut Lebih Tegas

oleh -
Foto: Naufal (Korlap) serah terima tuntukan aksinya dengan Herman Purnomo sbg asisten Bupati. Foto diambil oleh (Sap)

MADURAKU.COM, Gerakan Pemerhati Tembakau (GEMPITA) tuntut pemkab Sumenep lebih tegas dan bertanggung jawab terhadap petani tembakau Madura khususnya Sumenep

Tembakau Madura Khususnya Sumenep terbilang murah, pasalnya perwakilan Gudang garam di Gudang Guluk-Guluk dipatok dengan harga terendah 32 ribu dan tertinggi 49 ribu, para demonstran menilai bahwa harga tersebut hanya omongan belaka

Dalam tulisan press realisnya, “sementara di Gudang Guluk-Guluk dipatok dibawah 32 ribu dan tertinggi 45 ribu”

Naufal korlap aksi menyayangkan ketidak sesuaian tersebut antara keterangan dari pihak gudang dan kenyataan di petani

Tidak hanya persoalan harga yang menjadi masalah di masyarakat, pengambilan sampel tembakau di gudang dan penggantian tikar dinilai tidak sesuai dengan PERDA no 6 tahun 2012 tentang pengusahaan tembakau

Di PERDA “pengambilan Sampel tidak boleh lebih dari 1 kg, dan sampel dikembalikan dan rontokannya jika transaksi gagal” tulis rilisnya

Serta penggantian tikar yang dilakukan oleh pihak gudang juga dinilai tidak sesuai dg perda “kondisi tikar tidak boleh melibihi 2 kg, padahal di PERDA maksimal 3,5 kg” alinia selanjutnya dalam rilisnya

Dalam aksinnya GEMPITA menuntut pertama : ada ketegasan regulasi tentang tataniaga tembakau. Kedua : Pemerintah diminta untukmelakukan pemantauan kegudang bersama GEMPITA. Ketiga : berkoordinasi dengan pihak pabrik untuk usaha penyerapan tembakau. Keempat : tidak boleh ada pembatasan pengiriman para bandul

Jika tuntutan tersebut tidak diindahkan maka Pemuda bersama dengan petani akan melakukan swiping ke Gudang” lanjutan rilisnya

Dalam aksi tersebut ditemui dalam audiensi di kantor Pemkab yang di temui oleh asisten bupati Herman Purnomo, Kadis Dispertahortbun dan Kadis Perindag

Pihak Pemkab akan berpihak kepada masyarakat serta berdasarkan pada regulasi-regulasi yang ada” kata Herman Purnomo Asisten Bupati

Sementara ini Pemerintah Sumenep akan berupaya untuk melakukan pemantauan ke pihak gudang, mulai dari volume kebutuhan gudang serta harga tertinggi dan terendah

Mengenai volume pihak pemkab akan meminta kepada pihak gudang untuk menambah, dan harga terendah dan tertinghinya” tutur Herman Purnomo
(MADURAKU.COM/Sap)