Soal UNRAS Tembakau, Dispertahortbun Sumenep Kacau

oleh -
Foto: Gempita Sedang audiensi diruang Pemkab Sumenep. Foto diambil Oleh Sap)

MADURAKU.COM, Arif Firmanto Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) menanggapi persoalan yang di bawa oleh Gerakan Pemuda Pemerhati Tembakau (GEMPITA), Kabupaten Sumenep Jawatimur

Arif menjelaskan kepada peserta aksi bahwa Dispertahortbun bukanlah Tugas Pokok dan Fungsinya (TUPOKSI) mengenai tataniaga tembakau melainkan pada budi daya tembakau

Dispertahortbun secara Tupoksi pada budi daya tembakau bukan lagi pada tataniaga tembakau” katanya

Namun arif mencoba menjelaskan lebih rincin tentang harga dan kualitas tembakau yang terbilang murah tersebut meski ia menyampaikan sebelumnya dengan sadar bahwa ini bukanlah tupoksinya

Mengenai harga tergantung pada kualitas, dan pembelian tembakau masih kometmen terendah 32 ribu” kata arif

Bahkan Arif sapaan akrabnya, mendatangkan perwakilan dari pihak Gudang tembakau ke kantor Dinasnya guna dimintai keterangan kondisi di Gudang Guluk-Guluk

sampai hari ini harga terendah 32 ribu dan petani boleh menjualnya ke Gudang, ada harga dibawah tersebut karena pihak Gudang merasa Kasihan karena kualitasnya dibawah grid” kata arif seolah olah meniru perwakilan dari Gudang (TAMSIL) yang sudah ada di kantornya

Sementara itu menurut pantauan GEMPITA dalam keterangan press realisnya tertulis bahwa harga terendah tersebut hanyalah omong kosong

Kadisperindag yang turut serta Hadir dalam audiensi tersebut tidak bisa berbuat dan berkomentar banyak karena masih belum adanya regulasi tentang tataniaga tembakau
(MADURAKU.COM/Sap)