Dinas Pendidikan Sumenep Perlu Evaluasi PKBM

oleh -
Foto: Sulaisi kuasa Hukum mendampingi Sejumlah tokoh Ds. Kangayan diruang Bidang PAUD dan PNF. (foto diambil oleh Sap)

MADURAKU.COM, Amburadulnya pengawasan Dinas Pendidikan Sumenep di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) atau Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Madi Laut dinilai sangat berani memasukkan nama yang sama sekali tidak muncul sebagai peserta, kejadian itu terjadi di kepulauan Kangean Desa Kangayan Kecamatan Kangayan Kab. Sumenep Jawatimur

Halim Ridwan pimpinan lembaga MADI LAUT yang bertanggung jawab mengeluarkan Ijasah paket B atas Namanya ARSAN yang tidak muncul di nominasi

Kejadian tersebut bermula Sejumlah tokoh masyarakat Desa Kangayan bersama Kuasa Hukumnya Sulaisi Abdurrazak mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Sumenep untuk mengecek keabsahan ijasah an Arsan yang sudah “terlegalisir langsung oleh Kepala Dinas” “kata Sulaisi sambil menunjukkan Ijasah”

Awalnya mereka menduga bahwa ijasah tersebut diduga palsu, karena di temukan dua ijasah. Pertama ijasah Tsanawiyah yang di keluarka oleh KEMENAG, kedua ijasah paket B yang di keluarka oleh PKBM Madi Laut. Konon Arsan adalah Petahana dari calon Kepala Desa Kangayan

Entaha bagaimana lembaga Madi Laut mengeluarkan Ijasah dengan nama yang tidak muncul di dominasi sementara, bukannya memperbaiki atau melaporkannya ke Dinas

Sebelumnya Ada beberapa nama yang ganda sebagai peserta, dan Nama ARSAN Tidak muncul sebagai peserta” tutur Halim Kepala Lembaga Madi Laut

Pimpinan lembaga Madi Laut menduga dengan sendirinya, setelah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Dinas bahwa Nama yang tidak Muncul di Data Nominasi Sementara (DNS) bisa menggantikan peserta yang namanya Ganda

Lanjut Halim, “Saya pikir Nama yang Ganda tadi sudah berubah” makanya dikeluarkanlah Ijasah Paket B atas Nama Arsan

Atas kejadian tersebut Kepala Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal (PNF) menuturkan bahwa “dinas hanya memberikan blangko ijasah saja, yang mengisi ijasah adalah PKBM nya disesuaikan dengan nama peserta yang terdaftar di Data Nominasi Sementara (DNS)” tutur Raihani sapaan akrab Kepala Bidang PAUD dan PNF

Sementara itu, bidang pendidikan Non Formal memerintahkan PKBM Madi Laut untuk menarik kembali ijasah tersebut, kawatir disalah gunakan dan sampai saat ini ijasah masih belum ditarik. (MADURAKU.COM/Sap)