Tiga Parpol di Pamekasan berkoalisi membentuk fraksi Madani

oleh -

MADURAKU.COM – Tiga partai politik (parpol) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur sepakat berkoalisi membentuk fraksi di lembaga legislatif DPRD Pamekasan, dengan nama Fraksi Madani.

Ketiga partai politik itu masing-masing, Partai Golkar, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Perindo.

“Kesepakatan dari tiga orang pimpinan parpol ini, tadi dengan total jumlah anggota DPRD di fraksi yang kami beri nama Madani ini sebanyak 7 orang,” kata Sekretaris Partai Golkar Pamekasan Sulaisi.

Perinciannya anggota DPRD dari Partai Golkar sebanyak 3 orang, Partai Bulan Bintang (PBB) sebanyak 3 orang dan anggota DPRD dari Partai Perindo sebanyak 1 orang.

Dari Partai Golkar masing-masing Alfian Rhomadani, Ach Tatang dan Zainal Afandi. Sedangkan dari Partai Bulang Bintang masing-masing Hamdi, Sulhan dan Moh Qomarul Wahyudi.

“Anggota DPRD dari Partai Perindo yang masuk dalam koalisi adalah Nurul Ahmad Dian, sehingga jumlah total anggota fraksi Madani dari tiga parpol ini tujuh orang,” kata Sulaisi menjelaskan.

Sulaisi menjelaskan, kesepakatan ketiga parpol itu, karena masing-masing parpol tidak memenuhi ketentuan jumlah minimal membentuk fraksi, yakni empat orang.

Partai Golkar dan PBB masing-masing hanya memiliki tiga orang perwakilan di DPRD Pamekasan, sedangkan Partai Perindo hanya satu orang.

“Oleh karena itu, kami berembuk dan akhirnya terjadi kesepakatan untuk membentuk fraksi di DPRD Pamekasan dengan nama Fraksi Madani,” kata Sulaisi.

Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, sebelum membentuk koalisi, ketiga partai ini terlebih dahulu mendiskusikan persoalan politik lokal Pamekasan, terutama terkait visi dan misi kedepan.

“Karena ada kesamaan, maka kami bersepakat untuk membentuk koalisi ini. Jadi koalisi ini terbentuk atas dasar kesemaan visi dan misi, serta program dalam membangun memajukan Pamekasan kedepan melalui lembaga legislatif dan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat Pamekasan tentunya,” ujar Sulaisi.

Di Pamekasan ada lima partai politik yang memiliki perwakilan di lembaga legislatif yang tidak bisa membentuk fraksi mandiri, karena jumlah wakilnya kurang dari empat orang.

Masing-masing Partai Golkar, PBB, Perindo, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Sementara partai politik yang bisa membentuk fraksi sendiri sebanyak empat partai. Masing-masing Partai Persatuan Pembangunan (PPP), PKB, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (MADURAKU.COM)