KPU Diperiksa Bawaslu Pamekasan Terkait APK Pemilu 2019

Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah menjalani pemeriksaan di kantor Bawaslu Pamekasan terkait lambatnya penyerahan APK Pemilu 2019.

MADURAKU.COM – Bawaslu Kabupaten Pamekasan memanggil Ketua KPU Kabupaten Pamekasan Moh Hamzah dan dua anggotanya Abd Said dan Moh Syamsul Muarif ke Kantor Bawaslu Kabupaten Pamekasan di Jalan Segara 66 Pamekasan, Senin (26/11/2018).

Pemanggilan tersebut terkait belum diserahterimakannya alat peraga kampanye (APK) kepada partai politik peserta pemilu, padahal masa kampanye sudah berlangsung dua bulan sejak dimulai 23 September lalu.

Dalam rilis yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Selasa (27/11/2018) malam dijelaskan, ppemanggilan dilakukan untuk menanyakan apa saja kendala yang ditemui sehingga APK belum selesai dicetak.

Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi mengatakan, pemanggilan ini demi rasa keadilan dalam Pemilihan Umum, mengingat ada beberapa Peserta Pemilu yang mengadukan ke Bawaslu.

Selama dua bulan masa kampanye, Peserta Pemilu belum bisa memasang APK untuk memperkenalkan kepada publik. Padahal kampanye, khususnya APK, adalah hak para Peserta Pemilu yang wajib difasilitasi oleh KPU.

Saidi, sapaan akrabnya, membandingkan dengan KPU tetangga, dimana KPU Kabupaten Sumenep sudah menyerakan APK kepada Peserta Pemilu pada 9 November lalu, KPU Kabupaten Sampang menyerahkan APK kepada Peserta Pemilu pada 21 November lalu, dan KPU Kabupaten Bangkalan menyerahkan APK kepada Peserta Pemilu pada 30 Oktober lalu.

Bahkan dirinya menegaskan, se Provinsi Jawa Timur, dari 38 Kabupaten/ Kota, hanya empat kabupaten yang KPU-nya belum menyerahkan APK kepada Peserta Pemilu, salah satunya Kabupaten Pamekasan. Tiga yang lain adalah Kabupaten Jombang, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Bondowoso.

“Kami memanggil Bapak Moh. Hamzah karena sebagai Ketua KPU. Dilanjutkan memanggil dua anggota lainnya (Abd. Said dan Moh. Syamsul Muarif, red.) Karena dua komisioner KPU tersebut yang mengurusi tentang pencetakan APK,” ujarnya.

Dirinya menerangkan, dari hasil pemeriksaan, lamanya proses pencetakan APK karena disebabkan molornya salah satu Partai Politik saat menyerahkan desain APK-nya ke KPU.

Sebab, KPU baru bisa mencetak APK bila semua Peserta Pemilu sudah menyerahkan desain APK-nya kepada KPU. Dirinya berharap, APK yang difasilitasi KPU tersebut bisa segera selesai dan diserahkan kepada para Peserta Pemilu di Kabupaten Pamekasan. Sehingga hak Peserta Pemilu dalam mendapatkan APK tidak terjadi kealpaan. (Bawaslu Pamekasan)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.