PWI Pamekasan Gelar Konfercab Akhir Agustus

Wartawan Harian Kabar Madura Totok Iswanto menyampaikan materi dalam acara diklat jurnalistik di kampus STAIN Pamekasan, Sabtu (8/4/2017)

MADURAKU.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan akan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-2 pada 30 Agustus 2018.

Konfercab bertema “Rekonsiliasi dan Konsolidasi Membangun Pamekasan Pasca Pilkada dan Jelang Pileg 2019” ini bertempat di salah satu hotel di Pamekasan dan akan dihadiri oleh perwakilan Pengurus PWI Jatim.

“Ada beberapa hal yang menjadi agenda Konfercab PWI Pamekasan pada 30 Agustus 2018 nanti,” ujar Ketua Panitia Konfercab PWI Pamekasan Tabri Syaifullah Munir dalam rilis yang disampaikan kepada wartawan seperti dilansir situs pwipamekasan.com, Selasa (7/8/2018).

Antara lain pergantian kepengurusan PWI Pamekasan untuk tiga tahun kedepan, serta membahas program kerja PWI. Dalam kegiatan itu juga akan digelar “Ngobrol Bareng” dengan sejumlah pihak terkait tentang “Rekonsiliasi dan Konsolidasi Membangun Pamekasan Pasca Pilkada dan Jelang Pileg 2019” sesuai dengan tema konfercab.

Menurut Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz, tema Konfercab ini diharapkan PWI sebagai mediator diantara berbagai kelompok kepentingan pascapilkada, dan demikian juga pada pemilu 2019.

Netralitas organisasi profesi wartawan sebagai penyampai informasi kepada publik merupakan hal penting, mengingat fungsi media bukan hanya sebatas menyajikan informasi, akan tetapi juga memberi pendidikan politik yang benar, terarah dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“PWI sebagai organisasi profesi wartawan tentu berkepentingan dalam mewujukan situasi politik yang sejuk, menghargai perbedaan pilihan di masyarakat dan menjadi rumah besar bagi semua kelompok kepentingan pada pesta demokrasi lima tahunan itu, sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya,” katanya.

Yang perlu ditekankan tentang politik dan pesta demokrasi ini, bahwa perbedaan pilihan dengan beragam kendaraan politik yang berbeda merupakan keniscayaan dan sunnatullah, akan tetapi menghargai perbedaan dan pilihan politik sebagai bagian dari dinamika kemanusiaan, adalah menjadi harusan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan dan sistem politik yang lebih baik, dalam mewujudkan masyarakat adil nakmur yang diridhoi oleh Allah SWT.

Dengan demikian, sambung dia, maka Konfercab Ke-2 PWI Pamekasan yang akan digelar 30 Agustus 2018 ini, akan menjadi momentum efektif untuk menempatkan posisi dan peran wartawan dan media, serta organisasi profesi wartawan ini, sesuai cita ideal yang melekat, yakni penyampai informasi yang senantiasa berpegang teguh pada nilai moral dan ideologi bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

PWI merupakan satu-satunya organisasi profesi wartawan yang diakui oleh negara melalui Dewan Pers yang ada di Kabupaten Pamekasan. Dua organisasi lainnya, yakni Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) belum ada di Pamekasan.

Saat ini, PWI memiliki sebanyak 24 anggota dari berbagai media, baik cetak, online maupun elektronik dan 22 diantaranya telah lulus uji kompetensi wartawan (UKW). Dari 24 anggota ini, dua diantaranya lulus S2, empat sedang menempuh S2 dengan rincian 2 orang kuliah pada jurusan komunikasi melalui beasiswa PWI Jatim dan dua orang jurusan keagamaan.

“Prasyarat utama menjadi anggota PWI ini memang harus lulusan S1, bekerja di media berbahan hukum, dan memiliki komitmen pada profesi jurnalis,” kata Abd Aziz, menjelaskan. (MADURAKU.COM)

Baca Juga Berita Lainnya:

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.