HMI di Madura Persoalkan Persyaratan Pendaftaran Bakal Calon Ketua Badko

MADURAKU.COM – Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Kordinasi (Badko) Jawa Timur ke XXVI jadi sorotan kader HMI se Madura di grup WhatsApp ‘HMI Madura’. Pasalnya adanya biaya pendaftaran untuk mencalonkan sebagai ketua umum (Ketum), Selasa, (17/7/2018).

Dalam percakapan di grup whatsApp tersebut ada beberapa anggota grup yang sedang aktif saling berkomentar membahas persoalan tersebut diantaranya, Ibas, Imron, ~R, Taufik, Hamsun, Muhsi, Rosi, serta beberapa anggota lainnya.

Dalam komentarnya, Ibas menanyakan, bayar? tidak kuat jika harus bayar mahar. “Pas jadi apa HMInya, iya kalau yang dipilih orangnya tepat, kalau salah ya hancur,” katanya.

“Mempermalukan marwah HMI madura. ‘Bhengok potea tolang, tembheng pote mata’, HMInya dijual buk,” tuturnya.

Sementara taufik, menyampaikan bahwa dirinya haya mampu berpesan kepada kader HMI Se Jatim terutama yang akan mengikuti rangkaian Musda Badko Jatim agar memilih calon pemimpin yang mempunyai konsep HMI yang visioner.

“Yang mampu membawa HMI ke arah yang lebih Modern, yaitu mengenali kandidat melalui visi misinya serta rekam jejaknya selama di HMI. Jikalau bisa, Hindari juga pungutan liar (pungli) kayak pendaftaran & Transaksi money politik dalam bentuk apapun,” katanya penuh harap.

Sedangkan Urip, mengatakan bahwa HMI Cabang Sumenep hanya panitia lokal (Panlok) dan hanya mengurusi bagian teknis.

“Masalah pendaftaran dan kriteria murni dari SC yang notabeni semua pengurus BADKO,” tuturnya.

Selaku panlok, Urip mempersilahkan kader HMI yang mau mengkritik atau memberikan masukan kepada panitia SC ketika pelaksanaan Musda.

“Silahkan sampaikan aspirasi di pelaksanaan Musda ataupun waktu pembukaan musda. Semua terbuka,” katanya menjelaskan.

Terpisah, SC Musda Badko Jatim ke XXVI, Anam mengatakan, bahwa uang sebesar Rp 1.000.000 tersebut bukan mahar melainkan pelengkap persyaratan kandidat calon ketum

“Syarat kandidat ketum Badko HMI Jatim. Hasil rapat SC dan mengetahui ketum,” katanya via whatsApp, Senin (16/7/2018) malam.

Untuk diketahui, persyaratan untuk mencalonkan ketua umum sebagaimana yang tertera di pamflet yang disebar di grup ‘HMI Madura’ tersebut diantaranya, pertama, minimal dapat mandat 1 rekom cabang, kedua, membuat artikel dengan tema ‘strategi perladeran HMI Jatim’ dimuat di media cetak maupun online dengan melampirkan print out atau ketika penyerahan berkas, ketiga, masa keanggotaan dibuktikan dengan foto copy kartu tanda mahasiswa dan surat keterangan aktif kuliah,

Kemudian, syarat nomor empat, lulus LK3 dibuktikan dengan sertifikat asli dan foto copy, kelima, surat keterangan kesehatan, terakhir, biaya pendaftaran Rp. 1.000.000 kemudan bisa mengisi formulir pendaftaran yang disediakan panitia Musda. (MADURAKU.COM)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.