Polisi Tendang Ibu-Ibu di Mini Market

AKBP M Yusuf diperiksa Propam. (Foto: dok. Istimewa detik.com)

MADURAKU.COM – Kasubdit Kilas Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP M Yusuf dicopot jabatannya karena memukul tiga orang diduga pencuri di minimarketnya. Dua orang ibu-ibu dan satu anak mengalami luka-luka.

Informasi tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Babel AKBP Abdul Mun’im, seperti dilansir detik.com Jumat (13/7/2018).

Abdul menjelaskan, kedua mata ibu berinisial D (42) mengalami lebam akibat dipukul dan ditendang AKBP Yusuf. Sedangkan ibu berinisial A (41) mengalami luka lebam di muka dan tangan kiri.

Bocah berinisial AR (14) juga mengalami luka akibat dihajar AKBP Yusuf. Anak ibu berinisial D ini dipukul di bagian pipi sebanyak tiga kali serta sekali di bagian wajah. Bibir bagian atasnya pecah. Ketiganya tercatat sebagai warga Depok, Jawa Barat.

AKBP Yusuf sendiri masih menjalani pemeriksaan oleh Bidpropam Polda Babel. Dia sudah dicopot dari jabatannya.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal, Kapolri Jenderal Tito Karnavian marah besar akibat kasus pemukulan oleh AKBP Yusuf ini.

Mutasi AKBP M Yusuf tertulis dalam Surat Telegram Nomor ST/1786/VII/2018 tertanggal 13 Juli 2018. Mutasi ini diperintahkan dilaksanakan paling lambat 7 hari terhitung mulai tanggal mutasi ditetapkan.

Sementara itu, terkait kasus pencurian di minimarket ini, Polres Pangkalpinang masih melakukan penyelidikan. Dari dua orang wanita yang diamankan, baru satu orang yang terpenuhi alat buktinya. (MADURAKU.COM)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.