Gugatan Marzuki-Hariyanto Kandas di Mahkamah Agung

MADURAKU.COM – Gugatan Bakal Calon Bupati Pamekasan dan Wakil Bupati Pamekasan dari unsur perseorangan yakni Marzuki dan Hariyanto Waluyo ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan akhirnya kandar di Mahkamah Agung.

Sebab, MA telah menolak kasasi yang diajukan keduanya. Berdasarkan putusan MA Nomor 121 K/TUN/PILKADA/2018 yang diketuai oleh Majelis Hakim Irfan Fachruddin, dengan Yodi Martono Wahyunadi, dan Yosron, sebagai anggota, putusan MA malah memperkuat putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Surabaya Nomor 1/G.PILKADA/2017/-PT.TUN.SBY, tanggal 11 Januari 2018.

Majelis Hakim mengemukakan beberapa pertimbangan. Antara lain, bahwa objek sengketa pemilihan telah ditentukan secara limitatif dalam Pasal 153, Pasal 154 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1
Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-Undang, dan Pasal 1 angka 12 Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 11 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Pemilihan dan Sengketa Pelanggaran Administrasi Pemilihan.

Seharusnya, yang digugat oleh Penggugat adalah Keputusan KPU Kabupaten Pamekasan tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, sedangkan objek sengketa a quo berupa Berita Acara tentang Hasil Verifikasi Administrasi Jumlah Minimum Dukungan dan Sebaran Dukungan Pasangan Calon Perseorangan atas nama Dr. Marzuki, M.Si dan Hariyanto Waluyo.

Maka, berdasarkan Pasal 144 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, upaya hukum terhadap keputusan objek sengketa dapat ditempuh melalui Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Pamekasan yang putusannya bersifat final dan mengikat, sehingga harus dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pamekasan. Dengan demikian, maka seharusnya gugatan Penggugat dinyatakan tidak dapat diterima.

Selain menolak kasasi penggugat, majelis hakim juga menghukum pemohon kasasi membayar biaya perkara pada tingkat kasasi sejumlah Rp500.000,00 (lima ratus ribu Rupiah).

Marzuki-Hariyanto Waluyo merupakan satu-satunya bakal pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan yang mendaftar dari unsur perseorangan untuk Pilkada Pamekasan yang akan digelar 27 Juni 2018 ini.

Sebelum menggugat melalui jalur hukum, Bakal Calon Bupati Hariyanto Waluyo sempat membuat gaduh di kantor KPU Pamekasan, bahkan berteriak-teriak dengan suara kencang, sehingga mengganggu konsentrasi kinerja penyelenggara pemilu tersebut.

Tidak hanya itu, Bakal Pasangan Calon Bupati ini juga sempat menggerakkan massa berunjuk rasa ke kantor Panwaslu Pamekasan. (MADURAKU.COM)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.