Satpol-PP Segel Karaoke Putri Atas Permintaan Ulama

Petugas Satpol-PP dan Polres Pamekasan saat menutup tempat Karaoke Putri di Jalan Trunojoyo, Pamekasan.

MADURAKU.COM – Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Pamekasan, Madura, menutup karaoke Putri karena diduga sering menjadi tempat mesum, dan minum-minuman keras oknum pengunjung tempat hiburan itu.

Karaoke Putri yang terletak di Jalan Trunojoyo, Pamekasan yang ditutup petugas, Jumat (19/1/2018) itu, merupakan satu dari tempat hiburan yang ditutup petugas.

Dua tempat hiburan lainnya adalah Karaoke Pujasera di Jalan Niaga, dan Karaoke Kampung Q-ta di Jalan Wahid Hasyim Pamekasan.

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Pamekasan Yusuf Wibosono mengatakan selain tidak mengantongi izin, penutupan tempat karaoke di Pamekasan itu, karena ditengarai menjadi tempat maksiat.

“Berdasarkan laporan yang disampaikan masyarakat serta berdasarkan hasil penelitian tim, tempat karaoke ini sering dijadikan tempat hiburan, bukan untuk keluarga, akan tetapi orang yang bukan muhrimnya,” ujar dia.

Selain itu, petugas juga pernah menjumpai di tiga tempat karaoke keluarga tersebut, pengunjungnya minum minuman beralkohol.

Padahal, kata dia, Pamekasan merupakan kabupaten yang menerapkan syariat Islam melalui program Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam).

Penutupan ketiga tempat karaoke itu ditandai dengan pemasangan stiker yang isinya berupa pengumuman bahwa mulai Jumat, 19 Januari 2018, tempat karaoke tersebut ditutup.

Dengan penutupan ketiga tempat karaoke yang dilakukan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Pamekasan pada Jumat (19/1) malam itu, hingga kini sudah ada lima tempat karaoke di Pamekasan yang ditutup paksa karena tidak mengantongi izin operasional dan sering dijadikan tempat mesum.

Penutupan tempat hiburan oleh Satpol-PP bersama petugas Polres Pamekasan ini atas permintaan ulama yang menginginkan agar Pamekasan bebas hiburan dari praktik maksiat. Ulama menginginkan Pamekasan seperti pondok pesantren, karena Pamekasan merupakan kabupaten yang memiliki kebijakan politik menerapkan syarat Islam melalui program pembangunan masyarakat Islam (Gerbang Salam). (MADURAKU.COM-1)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.