Ternyata Ini Penyebab Gonzales Keluar dari Arema

Cristian Gonzales foto bersama dengan manajemen dan dua pemain baru Madura United FC lainnya.

MADURAKU.COM – Penyerang Arema FC Cristian Gonzales atau yang dikenal dengan julukan “El Loco” ini akhirnya keluar dari klub sepak bola itu dan memilih bergabung dengan Madura United FC untuk musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2018.

Tidak banyak yang tau, mengapa penyerang Arema FC ini memilih keluar dari klub dan memilih Madura United FC. Namun, situs kompas.com pada 7 Januari 2018 melaporkan, karena status Gonzales sudah tidak jelas.

Media ini menyebutkan, bahwa Cristian Gonzales mengaku statusnya sedang tidak punya klub. Padahal, pemain berjulukan El Loco tersebut sebenarnya masih punya kontrak dengan Arema FC hingga Februari 2018.

Kebersamaan Gonzales dengan Arema FC memang jadi isu panas jelang bergulirnya musim 2018. El Loco, kendati masih terikat kontrak, sejuah ini tidak pernah berlatih dengan Arema FC. Dia juga tidak terlibat dalam laga uji coba yang digelar Arema FC.

“Saya tidak punya klub. Saya cukup kecewa karena ini (Jose) Mourinho dan Josep Guardiola panggil saya. Mereka kemarin meminta saya kirim pesan, tapi saya tidak tahu bagaimana,” kata El Loco sambil tertawa. [Baca Juga: Tokoh Sepak Bola Pemersatu Rakyat Madura]

Gonzales kemudian menjelaskan mengapa dia tidak hadir dalam setiap sesi latihan Arema FC. Menurut eks pemain Persik Kediri, selama ini dia tidak pernah dipanggil atau diberi tahu oleh manajemen maupun pelatih Arema FC untuk latihan. Jadi, Gonzales memastikan bahwa ketidakhadirannya dalam sesi latihan bukan karena kehendaknya sendiri.

“Saya alhamudillah selama ini masih tetap latihan di rumah. Walaupun mungkin saya sekarang tidak bergabung dengan tim, itu bukan karena saya yang tidak mau, tapi mungkin pelatih yang tidak mau dengan saya,” ujar Gonzales.

Peraih empat kali gelar “top scorer” liga Indonesia pun berharap agar manajemen Arema FC bersikap profesional kepadanya. Gonzales ingin mereka bicara baik-baik kepadanya soal kepastian apakah dia masih dipakai untuk musim 2018 atau tidak.

“Saya sudah 24 tahun bermain sepak bola. Saya sudah tahu kalau pemain masuk dan keluar ke klub itu hal yang biasa. Tetapi, tidak biasa kalau mereka tidak bicara. Seharusnya mereka bisa bersikap yang profesional dan bicara,” ujarnya.

“Bicara saja ‘Hai Gonzales, kami sudah bicara dengan pelatih, tetapi pelatih tidak mau sama kamu’. Tidak apa-apa, asalkan bicara. Bagi saya itu biasa. Harus ada komunikasi,” tandasnya.

Menurut Gonzales, keterbukaan sikap manajemen Arema FC tentang nasibnya sangat penting. Bukan hanya untuk dirinya pribadi, tetapi juga untuk para suporter Arema FC. Sebab, menurut Gonzales, mereka juga perlu tahu situasi yang kini terjadi seperti apa.

“Kita juga harus jujur pada masyarakat. Semua Aremania, Aremanita dan pecinta Arema harus tahu kondisinya seperti apa,” ujar Gonzales. (MADURAKU.COM)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.