Ketua PWI: Jaga Independensi Wartawan di Pilkada Pamekasan

Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz saat dialog di JTV Madura, Kamis (18/1/2018)

MADURAKU.COM – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan Abd Aziz mengingatkan, agar wartawan senantiasa menjaga independensi dalam meliput pemberitaan tentang pemilu, pada Pilkada Pamekasan yang akan digelar 27 Juni 2018.

“Sikap independen, serta proporsi berita yang seimbang harus dilakukan dengan mengutamakan kode etik jurnalistik,” ujar Aziz dalam dialog “Menuju Pilkada Pamekasan 2018” yang disiarkan secara live di JTV Madura, Kamis (18/1/2018).

Pewarta Kantor Berita Antara ini menyatakan, independensi wartawan dalam hal pemberitaan itu meliputi dua hal, yakni independensi etis dan independensi organisatoris. [Baca Juga: PWI Pamekasan Perkuat Kemitraan dengan Perguruan Tinggi]

Menurut Aziz, yang dimaksud dengan independensi etis adalah sikap netral secara etika terkait pemberitaan yang disiarkan kepada publik, dengan tetap menjaga keseimbangan barita, antara satu Bakal Pasangan Calon Bupati dengan Bakal Pasangan Calon Bupati lainnya.

Sedangkan yang dimaksud dengan independensi organisatoris, warga yang tidak masuk dalam ranah struktur kepengurusan salah satu Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati tertentu, baik sebagai pengurus partai politik, ataupun menjadi tim sukses Bakal Pasangan Calon Bupati Pamekasan. [Baca Juga: PWI Pamekasan Beri Penghargaan di Malam Puncak HPN]

Aziz yang juga Mahasiswa Magister Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya ini lebih lanjut menjelaskan, wartawan memiliki peran penting dalam ikut menciptakan suasana Pilkada Pamekasan yang kondusif.

“Jika wartawan sudah menjadi bagian dari kelompok kepentingan tertentu, maka objektivitas pemberitaan tentu diragukan, karena yang akan diperjuangkan jelas lebih mengutamakan kelompok, golongan atau bakal calon yang didukungnya,” ujar Aziz, seperti dilansir situs pwipamekasan.com, Kamis (18/1/2018)

Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz diundang sebagai pembicara dalam dialog “Menuju Pendopo Pamekasan” di JTV Madura itu dengan menganalisa fenomena pilkada saat ini, berdasarkan pengalaman sebelumnya berdasarkan catatan media. [Baca Juga: Inilah 12 Lembaga Penerima “PWI Pamekasan Award 2017”]

Dialog yang dipandu langsung oleh Direktur JTV Madura Ahmad Sholeh itu, juga membahas seputar peran kia dalam upaya mempengaruhi pilihan politik masyarakat, serta pola kampanye efektif, kampanye sehat melalui berbagai jenis media, baik media massa, maupun media sosial.

“Ini merupakan dialog perdana, dan selanjutkan akan digelar secara berkesimbangan, karena JTV Madura ini juga merasa bertanggung jawab untuk mewujudkan situasi politik Pamekasan yang akan kondusif,” kata Ahmad Sholeh. (MADURAKU.COM)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.