Data Pemilih Madura Pada Pemilu 2014

MADURAKU.COM – Data pemilih di Pulau Madura yang tersebar di empat kabupaten pada pemilu presiden 2014 sebanyak 3.349.251 orang dari total jumlah penduduk sebanyak 4.154.123 jiwa.

Mereka tercatat dalam daftar pemilih di 8.490 tempat pemunguatan suara (TPS) yang tersebar di 72 kecamatan, 961 desa dan 29 kelurahan.

Jumlah pemilih pilpres sebanyak 3.349.251 orang ini tersebar di empat kabupaten, yakni di Kabupaten Bangkalan sebanyak 966.428 orang pemilih, Sampang 805.459 orang, di Kabupaten Pamekasan sebanyak 680.831 orang dan di Kabupaten Sumenep sebanyak 896.533 orang. [Bandingkan Jumlah Pendudukan Madura saat Pemilu dengan Jumlah Penduduk yang dirilis BPS: Jumlah Penduduk Madura 2017]

Di Kabupaten Pamekasan, jumlah TPS pada pilpres 9 Juli 2014 ini sebanyak 1.645 TPS, tersebar di 189 desa/kelurahan di 13 kecamatan. Sedangkan di Kabupaten Sampang, pelaksanaan pemungutan suara pilpres digelar di 1.883 TPS yang tersebar di 186 desa/kelurahan, dan Bangkalan di 2.549 TPS, yang tersebar di 281 desa/kelurahan dan di Kabupaten Sumenep, sebanyak 2.413 TPS yang tersebar di 332 desa/kelurahan di 27 kecamatan, yang meliputi dataran dan kepulauan.

Jumlah pemilih pilpres di empat kabupaten di Pulau Madura bertambah sebanyak 33.256 orang dibanding jumlah calon pemilih pada Pemilu Legislatif 9 April 2014, mengingat jumlah calon pemilih yang terdata dalam DPT kala itu sebanyak 3.315.987 orang. [Baca Juga: Sekilas Tentang Madura]

Meski jumlah calon pemilih bertambah, akan tetapi TPS pada pilpres kali ini justru berkurang. Sebab pada pemilu legislatif jumlah TPS di empat kabupaten di Pulau Madura sebanyak 9.714 TPS, sedangkan pada pilpres kali ini hanya 8.490 TPS, atau berkurang sebanyak 1.224 TPS.

“Pengurangan jumlah TPS ini terjadi, karena ketentuan jumlah maksimal calon pemilih dalam satu TPS bertambah, yakni dari 500 orang pada pemilu legislatif menjadi 800 orang pada pemilu presiden kali ini,” papar Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif. [Baca Juga: Pilkada Serentak di Madura 27 Juni 2018]

Jumlah petugas keamanan yang diterjumlah pada pemungutan suara pilpres kali ini semuanya berjumlah 2.122 dengan perincian di Kabupaten Pamekasan sebanyak 600 petugas keamanan, Sampang 487 personel, Bangkalan 419 personel dan di Kabupaten Sumenep sebanyak 616 personel.

Jumlah petugas sebanyak 2.122 personel ini belum termasuk bantuan pasukan dari Polda Jatim yang berjumlah 6 kompi, serta personel dari unsur Linmas dan Satpol PP pemkab setempat.

“Dari empat kabupaten di Madura ini, Kabupaten Sampang yang paling banyak mendapatkan bantuan pengamanan dari Polda Jatim, yakni 3 kompi, karena dianggap paling rawan,” ucap Kapolres Sampang AKBP Imran Edwin Siregar, kala itu.

Adapun petugas penyelenggara pemilu yang dilibatkan dalam proses pemungutan suara pilpres di tingkat TPS kali ini sebanyak 59.430 orang dengan jumlah pengawas sebanyak 1.9976 se-Madura.

Pemilu Presiden 9 Juli 2014 kali itu diikuti dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, yakni pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dengan nomor urut 1 dan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan nomor urut 2.(MADURAKU.COM-1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s