Gelar Perkemahan, Ponpes Sumber Mas ingin Santri tetap Paham Pramuka

 


MADURAKU.COM – Pondok Pesantren Sumber Mas Rombiya Barat Ganding Sumenep menggelar perkemahan Pramuka, pagelaran itu akan berlangsung selama tiga hari. Salah satu pembina Pramuka dari pondok yang didirikan oleh K.H.Zakki Zam zami itu mengatakan, perkemahan tersebut diikuti oleh kontingen dari beberapa pondok Pesantren di Madura, diantaranya dari Ponpes Al-Amin Prenduan dan Mambaul Ulum Bata-bata Pamekasan.

 
Ia juga menjelaskan, perkemahan yang diletakkan tidak jauh dari lokasi pesantren itu merupakan kegiatan rutin yang sering dilakukan oleh Ponpes Sumber Mas dengan tujuan agar santri yang mengikutinya semakin paham tentang Pramuka.

 
“Perkemahan ini kami istilahkan dengan LOSIPRAM Perantas IX, dan ini merupakan pagelaran rutin yang tahun ini sudah yang ke-9, yang tujuannya Pesantren tetap paham apa itu Pramuka” terang Ustadz Muhtadi Chasbien saat dihubungi awak media.

 
Ustadz Muhtadi menjelaskan, Losipram tersebut merupan wahana bagi para santri atau siswa yang bergabung untuk mengikuti beberapa lomba yang akan digelar di lokasi perkemahan. Maka dari itu, masih menurutnya, panitia mengambil istilah Losipram yakni Lomba Prestasi Pramuka.

 
“Dari hari pertama perkemahan, nanti akan digelar beberapa lomba yang berkaitan dengan Pramuka, dan ini dalam rangka menguji kcakapan para peserta baik secara personal maupun secara kelompok,” tambah Ustadz Muhtadi jebolan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sumenep itu.

 
Sementara itu, pada hari pembukaan perkemahan tersebut hadir mewakili Wakil Bupati Sumenep, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, A. Shadik serta bertindak sebagai inspektur upacara. Ia pun mengapresiasi pagelaran perkemahan itu.

 
“Saya mewakili Bapak Wakil Bupati dan Pemerintah Kabupaten Sumenep menyampaikan terima kasih dan selamat atas diselenggarakaannya kegiatan ini,” terang A. Shadik dalam sambutannya mewakili Wabup Achmad Fauzi itu.

 
Shadik juga mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi, karena kegiatan-kegiatan kemah gerakan pramuka sangat penting untuk terus digelar, dalam rangka menumbuh kembangkan dan membentuk pribadi-pribadi tangguh calon pemimpin masa depan.

 
Sejarah mencatat, jelasnya dia, gerakan pramuka sudah banyak melahirkan tokoh-tokoh emas yang mampu berkontribusi besar dalam pembangunan bangsa di eranya masing-masing.“Jadi yang kami harapkan, sesuai dengan tema yang diusung pada kegiatan kali ini, jika hari ini bangun tenda, maka besok bangun bangsa,” ujarnya.

 
Di akhir sambutan dia berpesan, agar kegiatan dapat berjalan dengan baik, jujur dan menjunjung sportifitas, dan ketika sudah selesai kegiatan, nilai-nilai yang didapatkan dapat diaplikasikan dikehidupan sehari-hari.  “Selamat berproses, selamat berlomba dan Salam Pramuka,” teriaknya.
Sebagaimana diketahui, Pramuka adalah salah satu kegiatan ekstra kurikuler di Sekolah dan Madrasah bagi Siswa dari berbagai tingkatan dan berlaku secara nasional.

 
Sedangkan kata “Pramuka” itu sendiri merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Jiwa Muda yang Suka Berkarya. Pramuka  merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka yang meliputi; Siaga (7-10 tahun), Penggalang (11-15 tahun), Penegak (16-20 tahun) dan Pandega (21-25 tahun). (SA_MADURAKU.COM/RILIS SYAKIR_R)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s