Tabrakan Maut Sumedangan Akibat Kelalaian Pengendara Motor

Salah satu korban meninggal dunia yang terlindas truk fuso pengangkut pasar di Jalan Raya Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu,, Pamekasan, Madura, pada 4 Maret 2017.

MADURAKU.COM – Tabrakan mau di Jalan Raya Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura pada 4 Maret 2017, ternyata akibat kelalaian pengendara sepeda motor.

Menurut Kasat Lantas Polres Pamekasan AKP Sumaryanto, Rabu (8/3/2017), fakta itu terungkap berdasarkan hasil penyelidikan, dan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan anggotanya.

Sebanyak tiga orang santri asal Sumenep, santri dari Pondok Pesantren An-Nuqayah, Guluk-guluk, tewas dalam kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan truk milik PT Dua Putri Kedaton yang terjadi Sabtu (4/3) malam sekitar pukul 23.49 WIB.

Ketiga orang korban tewas itu, masing-masing bernama Fikri, mahasiswa semester 2 Institute Ilmu Ke-Islam-an (Instika) An-Nuqayah, asal Prenduan, Kecamatan Pragaan, Sumenep.

Lalu Roni, siswa Madradah Aliyah Tahfidz (MAT) An-Nuqayah asal Desa Rombesen, Kecamatan Pragaan, Sumenep dan ketiga bernama Wahed, siswa SMA An-Nuqayah, asal Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Sumenep. Ketiganya masih memiliki famili.

Kasat Lantas Sumaryanto menjelaskan, ada beberapa temuan petugas di lapangan saat melakukan penyelidikan dalam kasus tabrakan maut itu.

Antara lain, sepeda motor yang digunakan, serta pelanggaran disilin lalu lintas pengendara sepeda motor yang tewas dalam kecelakaan itu.

“Sepeda motornya protolan, tidak standar, lalu pengendara sepeda motor yang semuanya tewas itu berboncengan tiga. Ini kan sudah pelanggaran,” katanya.

Sumaryanto menjelaskan, pengendara sepeda motor yang datang dari arah timur di Jalan Raya Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan meluncur dengan kecepatan tinggi, dan tidak mengurangi kecepatan meski berada di posisi tikungan.

Padahal dari arah berlawanan, yakni di tempat kejadian perkara, sedang ada truk pengangkut pasir.

Truk dengan barang muatan material berat, tidak mungkin bisa kencang, dan saat ditikungan itulah, maka ban sepeda motor yang berboncengan tiga orang itu tergelincir, dan sepada masuk ke bawah truk hingga akhirnya semua pengendara terlindes truk.

Saat ini, sepeda motor protolan jenis Satria bernomor polisi M 6352 WN yang terlibat tabrakan dengan truk fuso pengangkut pasir itu disita sebagai barang bukti di Mapolres Pamekasan.

Demikian juga truk fuso bernomor polisi M 9248 UA milik PT Dua Putri Kedaton, Pamekasan itu. (MADURAKU.COM-1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s