Madura United Sumbang Rp200 Juta Untuk Sewa Stadion

MADURAKU

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Ziaul Haq saat memimpin doa untuk Kiper Arema FC yang meninggal dunia, Selasa (10/1/2017) malam.

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Ziaul Haq saat memimpin doa untuk Kiper Arema FC yang meninggal dunia, Selasa (10/1/2017) malam.

.COM – Madura United menjalani pertandingan di Pamekasan belum satu tahun. Tercatat, Madura United mulai menjalani pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan sejak 20  November tahun 2016.

Dari medio tersebut, Madura United tercatat sudah menjalani pertandingan di Stadion milik Pemkab Pamekasan sebanyak 8 kali.

Yakni, 3 pertandingan di Kompetisi Torabika Soccer Championship dengan menjamu Persija Jakarta, Semen Padang Fc dan Perseru Serui. Setiap pertandingan, Madura United diwajibkan membayar sewa stadion sebesar Rp 25 juta.

Jumlah yang dibayarkan tersebut, sebagaimana disampaikan Ziaul Haq, Direktur PT PBMB dengan penghitungan penggunaan stadion selama 25 jam dan persatu jamnya biaya sewanya sebesar Rp 1 juta.

Selain tiga pertandingan di TSC, Madura United juga menjalani dua pertandingan ujicoba di SGRP, yakni dengan menjamu Persela Lamongan dan Persatu Tuban.

Dua pertandingan ini juga sama, diasumsikan 25 jam.

“Untuk dua pertandingan ujicoba kemarin, sama, karena kita kan main malam,” ucap “Habib” sapaan akrab Ziaul Haq ini.

Sementara untuk pertandingan Piala Presiden, meski dua hari terdapat dua pertandingan, namun, mengingat dua pertandingan digelar dalam satu rangakaian selama satu hari, Habib mengungkapkan bahwa tagihan yang diterimanya adalah Rp 25 juta.

Dari serangkaian pertandingan tersebut, Madura United tercatat sudah menyumbangkan sebanyak Rp125 juta selama pelaksanaan pertandingan ujicoba dan pertandingan Piala Presiden.

Namun, jika keseluruhan dari pelaksanaan pertandingan sejak menggunakan SGRP, Madura United sudah sumbangkan sebanyak Rp200 juta.

Potensi penambahan sumbangan Madura United untuk sewa stadion masih bisa terjadi pada pelaksanaan Kompetisi Liga 1 mendatang. Masing-masing peserta Liga 1 yang akan menjalani 17 pertandingan home, sangat memungkinkan sebagian pertandingan digelar di SGRP. Namun, peluang untuk pelaksanaan pertandingan di SGRP sangat tergantung dari kondisi Filed Off Play, utamanya kerataan lapangan yang saat ini menjadi sorotan PSSI.

Selain sumbangan dari sewa stadion, sumbangan dari pelaksanaan pertandingan Madura United di SGRP adalah pajak hiburan. Pajak hiburan tersebut dihitung berdasar jumlah tiket yang laku untuk kemudian dibulatkan jumlahnya yang harus dibayarkan oleh Madura United untuk pajak hiburan.

Pasca mendapatkan memo dari PSSI, Madura United menyampaikan bahwa dimungkinkan akan angkat kaki dari SGRP jika area Filed Of Play tidak ada perbaikan. Utamanya, lapangan stadion yang tidak rata dan terdapat beberapa cekungan. Madura United sendiri, sebagaimana disampaikan Habib pada pelaksanaan Liga 1 nanti, tetap akan mendaftarkan dua stadion yakni Stadion Gelora Bangkalan dan Stadion Gelora Ratu Pamelingan.

“Sementara kami masih belum bisa mengusulkan mana yang akan dijadikan stadion utama dan stadion alternatif. Tetapi Presiden klub sudah memastikan bahwa pertandingan Madura United melawan Persib nantinya pasti akan digelar di Bangkalan,” katanya, menjelaskan. (MADURAKU.COM-1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s