Pelajar Madrasah Aliyah Pamekasan Mesum di Kamar Mandi

Pelajar salah satu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Pamekasan yang tertangkap warga berbuat mesum di kemar kecil Taman Asri Kelurahan Kowel, Pamekasan.

Pelajar salah satu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Pamekasan yang tertangkap warga berbuat mesum di kemar kecil Taman Asri Kelurahan Kowel, Pamekasan.

MADURAKU.COM – Belajar di lembaga pendidikan agama, bukan jaminan bebas dari perbuatan yang dilarang agama, apalagi berduaan antara dua orang lawan jenis yang bukan muhrimnya.

Seperti yang dilakukan dua orang pelajar di salah satu Madrasah Aliyah Negeri (MAN), yakni IP (17) dan NA (18) di kamar kecil Taman Asri Kelurahan Kowel, Pamekasan, Kamis (5/1/2017). Keduanya terpaksa diarak warga secara beramai-ramai menuju Kantor Kelurahan.

Menurut Kasubag Humas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki, penangkapan pasangan muda-mudi yang sedang dimabuk asmara itu sekitar pukul 09.00 WIB.

“Perbuatan terlarang itu dilakukan saat jam sekolah berlangsung. Keduanya dengan berpura-pura masuk ke dalam kamar kecil,” katanya.

Dalam keterangan persnya seperti yang dilansir MediaMadura.Com, Osa Maliki menjelaskan, penggerebekan kedua pelajar salah satu MAN di Pamekasan karena warga sekitar curiga dengan keduanya.

“Karena warga menduga hendak melakukan perbuatan mesum. Kemudian warga menangkap pelajar tersebut kemudian menghubungi Lurah dan anggota kami dan Babinsa,” katanya, menjelaskan.

Kedua pasangan remaja yang dimabuk asmara itu yang laki-laki berinisial IP (17) tercatat warga Kecamatan Larangan, sedangkan yang perempuan berinisial NA (18) tercatat warga Kecamatan Galis.

“Dari pertemuan antara keduanya bersama Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas, keduanya diminta membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi, dan langsung diserahkan ke pihak sekolah agar diberikan peringatan labih lanjut,” terang Osa Maliki.

Menurut Catatan MADURAKU.COM, kasus pasangan mesum yang ditangani petugas di kabupaten yang menerapkan syariat Islam melalui program Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam) itu, bukan yang pertama kali. Kasus serupa juga terjadi pada 30 Desember 2016. [Baca Juga: Indehoi di Semak Belukar, Pasangan Muda Ditangkap Polisi]

Tiga hari sebelumnya, yakni pada 27 Desember 2016, seorang pelajar berumur 16 tahun memperkosa perempuan berumur 37 tahun di rumahnya pada siang hari dan kasus itu juga diproses oleh kepolisian Polres Pamekasan.

Pelakunya diketahui berinisial ER (16) seorang pelajar salah satu SMP di Pamekasan, dan korbannya SH (37), warga Kecamatan Larangan, yang tak lain merupakan tetangga pelaku.

Warga Larangan pun menjadi heboh oleh kejahatan seksual tersebut. Kasus perkosaan terjadi Selasa (27/12/2016), sehari kemudian baru dilaporkan ke Polres Pamekasan. (MADURAKU.COM-02)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s