Polres-Taretan Dhibik Koordinasikan Pengamanan MU-Semen Padang

Foto bersama Polres Pamekasan bersama supporter Taretan Dhibik dan manajemen Madura United FC dalam rangkan persiapan pengamanan laga MU-Semen Padang dan evaluasi pengamanan antara MU melawan Persija Jakarta.

Foto bersama Polres Pamekasan bersama supporter Taretan Dhibik dan manajemen Madura United FC dalam rangkan persiapan pengamanan laga MU-Semen Padang dan evaluasi pengamanan antara MU melawan Persija Jakarta.

MADURAKU.COM – Kelompok suporter Madura United FC yang tergabung dalam Komunitas Tretan Dhibik menggelar rapat evaluasi dan koordinasi dengan Polres Pamekasan sebagai persaiapan pengamanan laga kandang antara Madura United dengan Semen Padang yang ada digelar pada 1 Desember 2016.

Dalam rapat tersebut dihadiri Kapolres Pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugroho didampingi Kasat Binmas AKP H Adnan, Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ul Haq Abdurrahim bersama jajaran pengurus Yayasan Suporter Tretan Dhibi’ dan Korwil se Pamekasan.

“Kami berharap para suporter ikut aktif untuk tetap menjaga kondusivitas selama pertandingan berlangsung, sehingga tercipta Pamekasan yang aman,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugroho.

Selain itu pihaknya menegaskan bisa tidaknya pertandingan Madura United FC bisa digelar di Pamekasan, bergantung dari kondusivitas keamanan. “Bagaimanapun keamanan dan kelancaran selama pertandingan harus selalu ditingkatkan dan dijaga bersama,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Yayasan Suporter Tretan Dhibik Bambang Priyanto, ia menilai faktor keamanan bisa dijadikan sebagai tolak ukur dalam sebuah laga. “Kita berharap agar suporter tetap tertib dan bisa menjaga kondusifitas Pamekasan, pertandingan lawan Persija kemarin tentu menjadi tolak ukur,” ungkapnya.

“Apalagi animo masyarakat Madura, khususnya warga Pamekasan jelas terlihat saat laga perdana di Stadion Gelora Ratu Pamelingan kamarin. Animo suporter sungguh luar biasa,” sambung pria yang akrab disapa Bepe itu.

Selain itu pihaknya berharap agar suporter yang tidak bisa masuk atau tidak mendapatkan tiket, bisa berbesar hati dan tidak berbuat hal-hal yang menjurus terhadap aksi anarkis. “Tapi kami meminta kepada petugas pintu masuk agar benar-benar konsisten. Sehingga tidak ada lagi kebocoran tiket seperti sebelumnya,” harapnya.

Sementara Direktur PT PBMB Zia Ul Haq Abdurrahim menyampaikan terima kasih atas berbagai kritik dan saran dari laga perdana di Pamekasan. “Terima kasih atas kritik dan masukan dari berbagai pihak terhadap pelaksanaan pertandingan homebase Madura United,” kata Zia.

“Segala masukan kita terima dan ini akan menjadi pelajaran berharga untuk penyempurnaan pada laga-laga berikutnya,” tegas pria yang akrab disapa Habib itu. (Maduraku.Com-1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s