Warga Madura Buta Huruf Capai 219.800 Orang

MADURAKU.COM – Warga di Pulau Garam Madura yang belum bisa membaca dan menulis hingga 2016 ini tercatat sebanyak 219.800 orang, dari total jumlah penduduk 3.995.143 orang.

Warga Madura yang terdata buta huruf ini tersebar di empat kabupatan, dengan jumlah warga buta huruf terbanyak di Kabupaten Bangkalan 76.517 orang, lalu Sumenep sebanyak 64.850 orang, dan di Kabupaten Sampang sebanyak 51.068 orang, sedangkan di Kabupaten Pamekasan sebanyak 27.365 orang.

Data buta huruf di Pulau Garam ini, sesuai dengan data di berbagai media yang dirangkum Maduraku.Com yang tersiar di berbagai media sepanjang 2016. Data ini menunjukkan bahwa pendidik sebagian masyarakat masih tertinggal dan belum berkemajuan.

Guna menekan angka buta huruf ini, pemerintah di masing-masing kabupaten telah melakukan upaya penberantasan buta huruf, yakni melalui program keaksaraan fungsional (KF).

Di Kabupaten Bangkalan misalnya. Di kabupaten paling barat di Pulau Madura, pemkab melalui dinas pendidikan setempat membentuk sebanyak 44 pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM), serta membuka program paket, seperti paket A, B dan C agar masyarakat yang buta huruf itu tetap bisa mengenyam pendidikan.

Warga yang tidak bisa membaca dan menulis terdata antara usia 15 hingga 60 tahun dan kebanyakan kaum perempuan. [BACA JUGA: SEKILAS TENTANG MADURA]

Di Sumenep, upaya pemberantas buta huruf dilakukan pemerintah melalui program yang sama, bahkan setiap tahun telah dialokasikan anggaran yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Sedangkan di Kabupaten Sampang, anggaran yang disediakan pemerintah untuk memberantas buta huruf itu sebesar Rp3 miliar pada 2012, tahun 2013 Rp3 miliar. Sementara tahun 2014 dan 2015 masing-masing dialokasikan Rp3,2 miliar.

Angka buta huruf 2016 di Pulau Madura yang terdata sebanyak 219.800 orang ini, jauh lebih sedikit dibanding 2014. Kala itu, jumlah warga Madura buta huruf mencapai 424.272.

Perinciannya di Kabupaten Sumenep, sebanyak 138.261 orang, disusul kemudian Kabupaten Sampang sebanyak 131.441 orang, lalu Kabupaten Pamekasan sebanyak 67.505 orang (versi BPS, sedangkan versi Disdik Pamekasan sebanyak 33.326 orang) dan Kabupaten Bangkalan sebanyak 87.065 orang. (Maduraku.Com-1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s